Beberapa Trik Supaya Hijab Selalu ‘Stay’ Tidak Mudah Melorot

Hijaber pasti kesal jika hijab yang kamu kenakan sering melorot? Mau tidak mau hijaber mesti berkali-kali membenahinya. Mending kalau hanya sekali, jika terus menerus jadi kesal juga, apalagi sampai bentuk ujung hijabnya malah jadi berubah posisi dan tidak rapi lagi. Sudah pasti ujung-ujungnya malah jadi bad mood seharian. Karena hijab untuk dapat jadi penunjang penampilan yang stylish, rapi, dan elegan bagi para pemakaianya, jadi harus segera diatasi segera permasalahannya. Merangkum dari beberapa sumber, Inilah beberapa tips untuk mengatasi hijab style yang mudah melorot. Ternyata gunakan ciput saja tidak cukup.

1. Kamu pilih bahan hijab yang kaku, terutama Ketika memakai hijab pashmina

Taidk hanya model dan jenis hijab saja yang beragam, akan tetapi bahannya juga beraneka ragam. Alih-alih memakai hijab yang licin dan lemas, lebih baik gunakan hijab yang berbahan kaku saja agar tidak mudah melorot. Hijaber bisa memakai hijab katun atau berbahan voal, viscose dan kashmir. Karena lumayan tegang atau kaku, bahan-bahan itu tadi tidak membuat hijab kamu mudah melorot. Jangan khawatir, hijabnya akan tetap adem dan nyaman dikenakan.

2. Hijab harus disetrika sebelum digunakan. Tapi tidak perlu dilipat setelahnya

Sebelum digunakan, hijab sebaiknya disetrika dahulu agar lebih mudah ditata. Pastikan hijaber menyetrikanya dengan suhu yang di sesuaikan dengan bahan hijab. Untuk hijab segi empat dan pasmina, kamu lipat dulu menjadi dua bagian sebelum mau setrika, karena biasanya hijab lebih tipis bahannya dan mudah terbakar. Kamu pastikan tadak menekan area lipatan supaya tidak menimbulkan garis lipat yang sulit dihilangkan. Jika sudah selesai, gantung hijab dan kamu biarkan kainnya sampai dingin, baru dipakai atau disimpan.

3. Gunakan ciput atau bandana agar hijab style tidak rusak karena melorot

Untuk kenyamanan, pakailah ciput dari bahan, model, dan ukurannya sesuai dengan kebutuhan dari bahan hijab kamu. Karena bisa meminimalisir hijab yang mudah melorot, pemakaian ciput yang tepat bisa mengurangi rasa pusing. Salah satu model ciput yang dianjurkan yaitu ciput bandana. Untuk bahannya, bisa memilih ciput spandek atau dari bahan kaus yang adem. Dengan memakai ciput ini, dijamin model hijab tidak mudah berantakan dan rapi seharian.

4. Tahan hijab memakai jarum atau peniti, termasuk Ketika memakai hijab bergo dan hijab syar’i

Kamu sematkan jarum atau peniti di bawah dagu agar hijab syari tidak mudah melorot dan lebih kencang. Jika hijaber mengenakan hijab berbahan licin, sebaiknya kamu sematkan juga peniti pada kedua sisi dekat dengan telinga. Hindari menerapkan type of hijab turban karena leher atau telinga bisa terekspos, kecuali kalau memang model gaya hijab kamu memang begitu.

5. Ikatlah hijab di selipkan di area kerah baju supaya lebih kencang

Menyelipkan dan mengikat hijab ke dalam kerah bisa membuatnya lebih kuat dan tidak mudah melorot. Tetapi jika hijaber tidak memiliki waktu untuk menyematkan jarumnya, kamu ikat hijab ke area belakang saja. Agar semakin kencang, hijab bisa diikat dua kali. So, jika ingin tampilan hijab cantik, maka kamu tambah aksesoris bros di atas ikatannya. Akan tetapi, trik ini mungkin kurang sesuai dengan aturan pemakaian hijab dalam Islam, karena area dadanya masih menonjol kelihatan. Solusinya, pakai aja hijab bergo maryam yang besar agar ebih nyaman dan syari.

6. Jangan lupa ikat dan jepit rambut kamu supaya tidak mudah keluar dan hijab jadi semakin kuat

Ini harus dilakukan agar semua rambut bisa rapi dan tidak mudah keluar dari hijab meskipun kamu tidak memakai ciput. Untuk mengencangkan hijabnya, pakai juga hair band atau menggulung rambut supaya tatanannya lebih teratur. Jika rambut kamu agak panjang, ikatlah model kepang, karena bentuk ikatan biasa tidak sanggup untuk menahan gerakan rambut. Tips ini wajib kamu lakukan terutama Ketika memakai  hijab sport yang biasanya jagak lebih ketat.

7. Kamu Semprot ujung hijab dengan hair spray agar semakin kaku dan tegang

Dengan menyemprotkan hair spray, dijamin hijab kamu tidak akan melorot apalagi mendadak letoi tiba-tiba. Bahkan saat ke tumpuk dengan mukena pun, hijab akan tetap tegang dan tidak  berubah bentuknya. Tips ini perlu juga kamu lakukan pada saat akan pergi ke acara formal, jadi hijaber tidak perlu terus-menerus membenahi hijabnya.

8. Tips yang terakhir, tatalah hijab dengan sederhana dan memakai jepitan untuk depan hijabnya

Kadang kalau lihat model hijab di took online rasanya ingin sekali ikut-ikutan mencoba, padahal belum tentu nyaman. Sebaiknya, tata hijab sesuai dengan kenyamanan kamu. Dari pada membuat model macam-macam, bagaimana jika hijaber sendiri menambahkan aksesoris jepitan di depan hijabnya? Selain bisa mempercantik penampilan, pemakaian jepitan juga bisa membuat hijab tidak mudah melorot. Apalagi kalau pakai jepit tipis memanjang model bobby pin. Agar makin kuat, jepit bisa kamu sematkan di antara hijab dan ciput.

Spread the love

Tinggalkan Balasan