Cara Memilih Hijab Pada Saat Musim Panas

Suhu di siang hari terasa lebih panas dan terik. Walaupun sudah memasuki awal musim panas, teriknya sinar matahari sangat terasa sekali panasnya khususnya para hijabers. Hal ini cukup merepotkan sekali,sebab bukan hanya tubuh yang berkeringat, melainkan juga terasa kulit kepala yang terus terpancar sinar matahari di balik hijab.

Akhirnya rambut hijaber bisa lepek dan berketombe. Solusi daya upaya untuk mengatasinya ialah dengan pandainya hijaber dalam memilih bahan hijab yang paling tepat. Bahan voal dan polycotton inilahmenjadi solusi dan merupakan pilihan paling tepat di cuaca terik. Serat katun alami bisa mempermudah sirkulasi udara sehingga kulit kepala tidak terlalu terasa kepanasan.

hijab yang bentuknya yang tipis namun tidak menerawang juga bisa membuat pemakainya akan terasa lebih adem. Dari Kedua bahan tersebut bisa Sahabat Avanascarf temukan di kerudung segi empat, pashmina bahkan khimar untuk hijaber yang lebih syar’i.

Apakah perlu Mengenakan Ciput?

Ada beberapa hijabers merasa perlu megunakan ciput supaya hijab terlihat lebih rapih dan santun. Akan tetapi sebaiknya pemakaian ciput di musim panas sebaiknya harus dipertimbangkan. Hijaber sebaiknya pilih ciput dari bahan berongga dan tidak terlalu ketat. Sama seperti hijab, Sahabat Avanascarf bisa memilih bahan katun yang adem pada saat kamu kenakan.

Model Hijab

Ada beberapa hijabers suka berkreasi dengan hijab mereka. Salah satunya dengan melakukan styling. Di cuaca yang panas, sebaiknya hijaber hindari model hijab yang terlalu ketat dan bertumpuk. Selain ribet model tersebut biasanya membuat kepala berat dan terasa panas.

Spread the love

Tinggalkan Balasan