Hijab Organza bahan Mirip Kaca Mengilap Lagi Populer Banyak di Cari Hijaber

Sekarang ini tahun 2019 sudah dipenuhi dengan berbagai macam model bahan atau material baru yang dikreasikan menjadi beragam item fashion hijab seperti blouse, dress, outer, bawahan, hingga hijab. Seperti pakaian, hijab juga sudah memiliki trend dari tahun ke tahun. Salah satu jenis bahan yang sedang hits dan diburu fashionista. Saat ini di kalangan hijabers ialah organza. Bahan hijab ini dikenal dengan material kain kaca dengan keunggulannya yang kaku dan mengilap sehingga bisa memberikan kesan lebih formal dan feminin, membuat bahan hijab ini sangat tepat dikenakan untuk melengkapi busana kantor maupun pesta. Untuk formal maupun non formal.

Hijaber jika ingin mengetahuai lebih lanjut tentang hijab organza ini, avanascarf akan mengupas tuntas trend yang sedang banyak dicari para hijabers ini.

1. Pertama kamu Jangan sampai salah paham dan tertukar antara bahan organza dan organdi. Kedua bahan ini sama-sama kaku dan transparan, hanya bedanya ialah pada serat kainnya. Bahan organza ini menggunakan serat sutera dan memiliki kemampuan memantulkan cahaya sehingga membuatnya terlihat mengilap. Sedangkan organdi terbuat dari serat kapas yang hanya berefek pada teksturnya saja.

2. Kelebihan bahan hijab organza ialah tidak panas jika dipakai karena bahannya yang ringan dan kaku sehingga bahan tidak mudah kusut.  Jika sedang menyetrika jangan terlalu panas karena bahan yang agak tipis dan transparan ini berisiko berlubang jika temperatur setrika terlalu panas. Solusi menghindari kerusakan, kamu bisa melapisi hijab organza dengan kain lain pada saat menyetrika tidak menempel langsung pada hijab organza.

3. Bahan organza teksturnya tipis dan transparan, hijaber sebaiknya gunakan inner atau ciput bisa menutupi seluruh bagian leher supaya tidak terlihat nerawang. Selain untuk menutupi bagian kulit leher yang rentan terekspos, penggunaan inner ini bisa membantu hijab organza agar selalu tetap rapi pada tempatnya karena materialnya yang licin. Pemilihan warna inner bisa disesuaikan dengan warna hijab agar serasi.

4. Hijaber bisa aplikasikan hijab organza dengan model gaya klasik memakai hijab organza berbentuk persegi yang dilipat diagonal sehingga membentuk segi tiga. Selain gaya klasik, hijaber bisa berkreasi dengan membawa ujung hijab ke bagian samping leher dan membentuknya menjadi pita. Pastikan ikatan pitanya sudah kencang karena materialnya yang licin membuat hijab organza ini mudah lepas. Biar lebih tegas, aksen pita di tengah bawah leher juga bisa jadi alternatif. Kamu tidak perlu lagi menambah aksesoris.

5. Agar penampilan kamu tidak monoton itu-itu aja, pilihlah hijab organza bertekstur dengan warna-warna sesuai selera kamu.  Atau, hijab organza motif bunga yang akan terlihat kamu manis saat dipakai bersama dengan busana polos favorit milikmu. Kamu juga bisa pilih hijab organza dengan aksen tali di bagian ujungnya sebagai aksesoris yang menarik dipandang mata.  Hijab organza bisa kamu mic and match dengan kebaya berbahan organza juga. Kenakan warna-warna pastel yang lembut agar tidak terlalu mencolok.

13. Dipadukan dengan brokat pun tidak kalah cantiknya. Kamu pilih warna hijab yang senada dengan atasan.  Tak ketinggalan juga, baju formal akan nampak lebih feminin dan sedikit glamor jika kamu kenakan hijab organza. Hijab organza sebaiknya disimpan dengan cara digantung. Hindari untuk melipat dan memasukkannya ke dalam lemari agar nggak kusut. Nah Demikianlah Artikel ini di buat bagaimana? Tertarik untuk mengoleksi hijab organza di lemarimu?

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *