Hijab Terlepas saat Pertandingan Sepak Bola Wanita Pemain Ini ‘Dilindungi’ 5 Lawannya

YORDANIA–Pemain sepak bola wanita berhijab mendapat perlindungan dari lawan-lawannya saat hijab sang pemain wanita ini hampir terlepas dalam kompetisi pertandingan bola di Yordania. Video direkam oleh penonton memperlihatkan seorang pemain wanita berkaos putih sedang memperebutkan bola dengan tiga lawannya. Tapi tiba-tiba hijab wanita itu hampir terlepas. Pada saat itu juga, ketiga lawannya langsung mengabaikan bola dan bergegas mengelilingi wanita berhijab itu, untuk mencegah supaya auratnya tidak terlihat oleh para penonton sepak bola.

Dan dua orang yang berada dekat mereka juga langsung bergabung untuk menutupi, dan mereka saling berpelukan supaya pemain bola berhijab itu bisa dengan tenang merapihkan hijabnya tanpa di lihat banyak penonton. Padahal tim lawannya sendiri tidak memakai hijab. Momen itu dilihat sebagai tindakan  yang luar biasa dalam menghormati keyakinan agama orang lain.

Videonya viral terkait kejadian itu telah menyebar di media sosial, dan banyak netizen memuji tindakan para tim lawan yang sangat luar biasa. Di lansir menurut sebuah laporan yang diterbitkan Indian Express, momen itu terjadi selama pertandingan Kejuaraan Klub Wanita WAFF dengan team Shabab al Ordon Club dan Arab Orthodox Club. Laporan lebih lanjut menyatakan bahwa Kejuaraan Klub Wanita WAFF telah menampilkan tim-tim sepak bola dari negara Yordania, Palestina, Bahrain, Lebanon, dan Uni Emirat Arab.

Klub speak bola yang berbasis di negara Yordania, Shabab al Ordon, telah memenangkan pertandingan tersebut. Namun setelah video viral tentang penyelamatan itu beredar, tim lawannya juga memenangkan hati para netizen.  “Video ini harus diperlihatkan kepada anggota parlemen yang bekerja keras untuk melarang jilbab,” komentar seorang pengguna Twitter.

“Miliki rasa hormat terhadap adat dan kepercayaan orang lain meskipun itu bukan milikmu. Kita pasti membutuhkan lebih dari ini di dunia saat ini,” kata yang lain.

Ada juga yang menulis, “Belas kasih sudah tertanam dalam diri manusia terlepas dari perbedaannya.” 

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *